PEMIMPIN YANG MENAKJUBKAN

Oleh: Drs. H. Ahmad Yani

Said bin Amir adalah seorang sahabat yang bertakwa dan tidak suka menonjolkan diri. Bersama sahabat yang lain, ia selalu ikut serta dalam perjuangan bersama Rasulullah saw.

Ketika Umar bin Khattab menjadi khalifah, Said mendapat tugas sebagai gubernur Homs di Syam. Kendati awalnya menolak, namun lantaran Umar terus mendesaknya, maka akhirnya ia tidak bisa menolak jabatan yang ter-hormat itu. Alhasil, berangkatlah ia bersama keluarga menuju Homs.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama, kemajuan demi kemajuan bisa dicapai kota Homs. Rakyat hidup dengan baik, keadilan dan kemakmuran sangat terasa. Tidak heran, rakyat sangat mencintai pemimpinnya tersebut.

Suatu ketika, Khalifah Umar berkunjung ke kota Homs. Kepada rakyat, Umar menanyakan pendapat atas kepemimpinan Said.

Kepada Khalifah Umar, rakyat Homs menyampaikan empat hal. "Pertama, Said baru keluar menemui rakyatnya setelah matahari agak meninggi. Kedua, ia tidak melayani seseorang di tengah malam. Ketiga, setiap bulan ada dua hari di mana ia tidak keluar menemui kami, dan, yang terakhir, keempat, kami merasa terganggu karena kadang-kadang ia jatuh pingsan."

Sebagai pemimpin yang bijaksana dan mengenal betul bawahannya, Umar tidak berprasangka buruk mendengar penjelasan warga kota Homs tersebut. la justru yakin ada sesuatu yang baik dibalik kejadian ini. Maka, kepada Said, Khalifah Umar meminta penjelasan tentang apa yang dilaporkan rakyatnya itu.

Said kemudian menjelaskan: "Pertama, demi Allah, aku tidak suka menyebutkannya. Keluarga kami tidak punya pembantu. Akan tetapi, pagi aku yang mengaduk tepung, lalu membuat roti dan berwudhu untuk shalat dhuha. Setelah itu, baru aku keluar untuk menemui mereka."

Umar sangat senang mendengarnya, lalu ia pun mengucapkan alhamdulillah.

"Kedua, demi Allah, aku benci menyebutkannya. Sebab, aku telah menyediakan siang hari bagi mereka dan malam hari bagi Allah."

Umar paham dengan apa yang dikatakan Said.

"Ketiga, soal dua hari dalam sebulan aku tidak keluar, tadi sudah aku katakan bahwa aku tidak punya pembantu. Untuk mencuci pakaian akulah yang mencucinya sendiri dan menunggunya sampai kering. Pasalnya, aku tidak punya banyak pakaian."

Mendengar hal ini, Umar semakin kagum kepada Said.

"Adapun yang terakhir, keempat, tentang kadang-kadang aku pingsan. Hal itu karena ketika di Makkah dulu aku menyaksikan jatuhnya Khubaib Al Anshari, dagingnya dipotong-potong kafir Quraisy dan mereka membawanya dengan tandu sambil bertanya, 'Maukah tempatmu ini diisi oleh Muhammad sebagai gantimu, sedang engkau dalam keadaan sehat?' Khubaib menjawab, 'Demi Allah, aku tidak ingin berada dalam lingkungan keluarga yang senang, sementara Rasulullah ditimpa bencana, walau hanya tusukan dari duri sekalipun.' Setiap aku ingat itu dan ketika itu aku masih kafir yang tidak menolongnya, aku gemetar karena takut siksa Allah hingga jatuh pingsan." la kemudian membiarkan bibir dan pipinya basah oleh air mata yang mengalir.

Umar menjadi semakin haru, dari bibirnya keluar kalimat "alhamdulillah". Said dirangkul, dipeluk, dan di-ciumnya.

Dari kisah di atas, pelajaran yang dapat kita ambil adalah:

1. Khalifalı Umar sangat bangga dan takjub punya bawahan yang sudah menjadi pejabat, namun tetap sederhana dalam hidupnya.

2. Seorang pemimpin harus pandai mengatur waktu untuk diri, keluarga dan rakyat serta untuk beribadah secara khusus kepada Allah swt.

 

  1. Comments (0)

  2. Add yours
There are no comments posted here yet

Leave your comments

  1. Posting comment as a guest. Sign up or login to your account.
Attachments (0 / 3)
Share Your Location

title 01

  • 2 Silaturrahim
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 1.0
  • 2.0
  • 3.0
  • 4.0
  • 5.0
  • 6.0

Subscribe

Dhomir TV


vid

Facebook

Dhomir


Baca topik

Terkini


Aktiviti

Dhomir


IMG-20220429-WA0022
IMG-20220429-WA0013
IMG-20220429-WA0014
IMG-20220429-WA0015
IMG-20220429-WA0016
IMG-20220429-WA0017
IMG-20220429-WA0018
IMG-20220429-WA0019
IMG-20220429-WA0020
IMG-20220429-WA0021
IMG-20220429-WA0010
IMG-20220429-WA0023
IMG-20220429-WA0024
IMG-20220429-WA0012
IMG-20220429-WA0011
IMG 20210602 085142
IMG 20210605 174636
IMG 20210605 181937
IMG 20210606 104939
IMG 20210606 105238
IMG 20210606 105529
IMG 20210606 111355
IMG 20210606 112729
IMG 20210607 084409
IMG 20210607 084823
IMG 20210608 101105
IMG 20210608 102528
IMG 20210608 110816
IMG 20210608 111235
IMG 20210612 185158
IMG 20210612 190017
IMG 20210626 123909
IMG 20210720 094416
IMG 20210720 095549
IMG-20200609-WA0026
IMG-20210211-WA0019
IMG-20210504-WA0042
IMG-20210605-WA0028
IMG-20210605-WA0030
IMG-20210605-WA0032
IMG-20210605-WA0033
IMG-20210610-WA0040
IMG-20210719-WA0028
IMG-20210719-WA0031
TEMPAT NYAMAN TAMAN BACAAN MASA DEPAN ANDA-JOM KITA MENULIS!!! dhomir.com ingin mengajak dan memberi ruang kepada para penulis khususnya penulisan yang berkaitan dgn agama Islam secara mendalam dan sistematik.Jika anda ingin mencurahkan isi hati mahupun pandangan secara peribadi dhomir.com adalah tempat yang paling sesuai utk melontarkan idea. Dengan platform yang sederhana, siapa sahaja boleh menulis, memberi respon berkaitan isu-isu semasa dan berinteraksi secara mudah.Anda boleh terus menghantar sebarang artikel kepada alamat email:dhomir2021@gmail.com.Sebarang pertanyaan berkaitan perkara diatas boleh di hubungi no tel-019-3222177-Editor dhomir. com