NEPAL BERDUKA
Di kaki Himalaya yang agung,
air bah datang tanpa salam,
menerjang lembah dan pemukiman,
membawa duka yang tak terucapkan.
Seratus lima puluh tujuh jiwa telah ditemukan,
namun ratusan lainnya masih dicari,
sementara langit Nepal memayungi
tangis keluarga yang kehilangan.
Dalam kesedihan yang begitu dalam,
Perdana Menteri Balendra Shah berkata:
“Rasa sakit dan kehilangan yang Anda alami tidaklah kecil.”
Sebuah kalimat sederhana,
namun sarat empati bagi mereka
yang rumahnya hanyut,
yang keluarganya hilang,
yang harapannya terseret arus.
Lalu ia menambahkan,
bahwa mereka tidak berjalan sendiri
di lorong gelap bencana ini.
“Negara hadir bersamamu,”
dengan segala daya yang dimiliki,
dengan tangan-tangan penolong,
dengan doa yang mengalir dari berbagai penjuru.
Wahai Nepal,
duka memang menyelimuti gunung-gunungmu hari ini,
namun dari reruntuhan dan lumpur yang pekat,
akan tumbuh kembali kekuatan dan harapan.
Karena setiap air mata yang jatuh
akan menjadi saksi
bahwa kemanusiaan tidak pernah tenggelam,
dan kasih sayang selalu menemukan jalannya
di tengah bencana yang paling dahsyat sekalipun.
Salam teriring doa
K Suheimi
