SIAPA MAKAN CILI, DIA RASA PEDAS: BILA AGAMA DIPERDAGANGKAN
Oleh: Ummu Khadijah Abdullah
Ada satu bisnes paling menguntungkan dalam dunia.
Modalnya murah. Keuntungannya besar.
Namanya: Memperalatkan Agama Demi Kuasa Dan Wang.
- MODUS OPERANDI LAMA, PELAKU TUKAR MUKA
Ini bukan cerita baru. Dari dulu lagi ada.
- Topeng - Pakai jubah, pakai serban. Bukan salah pakaian. Tapi bila pakaian jadi kostum untuk menipu.
- Jual Ayat - Petik Al-Quran dan Hadis ikut sedap tekak sendiri. Dipotong, dipintal, untuk bagi legitimasi pada nafsu.
- Jual Nama - Guna nama institusi agama, pondok, masjid, NGO. Untuk kutip dana, untuk naikkan kredibiliti.
- Jual Air Mata - Peralatkan anak yatim, fakir miskin, asnaf. Gambar mereka dijual. Derita mereka dijadikan modal kempen.
Tujuannya satu: KUASA dan WANG.
- APA DOSA PALING BESAR DI SINI?
Bukan sekadar menipu manusia.
Mereka sedang mempermainkan Allah dan Rasul.
Allah dah berfirman:
“Janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit” - [Al-Baqarah: 41]
Bila agama dijual:
- Umat jadi keliru - Mana satu ulama, mana satu penipu? Rakyat hilang kepercayaan.
- Islam dipersendakan - Bila penipu itu jatuh, orang kata "agama pun tipu".
- Anak yatim dizalimi dua kali - Sekali miskin, sekali lagi dijadikan alat.
- Berkat hilang dari negara - Negara yang pemimpinnya menipu atas nama Tuhan, tunggu masa untuk runtuh.
Ini bukan khilaf. Ini pengkhianatan.
- SIAPA MAKAN CILI, DIA RASA PEDAS
Ingat. Allah tidak tidur.
Dunia mungkin boleh tutup mata. Media boleh dibayar. Pengikut boleh dipaksa tepuk.
Tapi di sisi Allah, semua tercatat.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, Rasulullah s.a.w bersabda, " Tiga jenis orang yang Allah tidak mengajak berbicara pada hari kiamat, tidak mensucikan mereka, tidak melihat kepada mereka, dan bagi mereka azab yang pedih :
1. Orang yang berzina
2. Penguasa yang pendusta
3. Orang miskin yang sombong
Pedihnya di dunia:
Bila topeng tertanggal, malu. Bila akaun disiasat, gelabah. Bila rakyat dah sedar, ditinggal.
Pedihnya di akhirat:
Itu urusan Allah. Dan Allah Maha Adil.
- APA KITA PERLU BUAT?
- Cerdik - Jangan mudah cair dengan jubah dan serban. Tengok kerja, tengok akhlak, tengok akaun.
- Tegas - Tegur. Bukan benci orangnya. Benci perbuatannya. Amar makruf nahi mungkar.
- Lindungi - Jangan bagi anak yatim dan agama dijadikan bahan kempen murahan.
- Doa - Minta Allah lindungi agama ini dari orang yang merosakkannya dari dalam.
Agama ini mulia. Jangan dicemarkan.
Jubah itu pakaian taqwa, bukan pakaian penipu.
Al-Quran itu penawar, bukan jampi untuk kuasa.
Anak yatim itu amanah, bukan props untuk foto.
Siapa makan cili, dia rasa pedas.
Dan pedas di akhirat, tiada air yang boleh padamkan.